Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com

Sabtu, 07 April 2012

KRISIS JATI DIRI BANGSA INDONESIA



Bicara tentang budaya dan nilai-nilai luhur bangsa ini memang tidak akan pernah ada habisnya. Mengapa? Tentu saja, karena negara kita memiliki beragam budaya dan nilai-nilai luhur yang sangat dapat dan butuh dikembangkan serta diperkenalkan ke dunia luar. Namun juga memiliki beragam permasalahan yang berkecamuk didalamnya yang sangat butuh penyelesaian.
           Hanya saja, untuk mencari anak-anak bangsa yang mau membicarakan tentang hal ini di masa sekarang sangatlah sulit, bahkan minim sekali. Padahal, mengembangkan dan memperkenalkan budaya kita ke dunia luar adalah tugas para generasi muda bangsa. Apalagi negara kita sekarang pasti sangat membutuhkan generasi-generasi yang bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah krisis jati diri bangsa yang semakin merajalela.
           Lalu, apa itu krisis jati diri bangsa ? Baiklah, untuk menjelaskannya mari kita perhatikan kembali budaya dan nilai-nilai luhur bangsa kita dari yang terdahulu sampai yang telah terpengaruh oleh arus modernisasi dunia.
           Bangsa kita merupakan bangsa yang memiliki berbagai nilai-nilai luhur yang tercantum dalam ideologi negara kita yaitu Pancasila. Nilai-nilai utamanya yaitu terdiri dari nilai Ketuhanan, nilai Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan. Jika dijabarkan lagi satu persatu, akan didapatkan betapa banyaknya nilai-nilai luhur yang hidup dalam negara kita selama ini. Nilai-nilai itulah yang membedakan gaya hidup bangsa kita dengan bangsa lainnya. Indonesia penuh dengan kepercayaan, kebersamaan, kesopanan, keramahtamahan, toleransi, dan lain sebagainya. Itulah yang menjadi jati diri bangsa Indonesia dimata bangsa lain.
           Pertama yaitu nilai Ketuhanan. Indonesia terkenal sebagai negara Islam, namun sebenarnya memiliki warga negara dengan berbagai agama dan kepercayaan. Setiap warga bertanggung jawab dalam melaksanakan ibadah agamanya masing-masing. Walaupun berbeda-beda warga Indonesia bisa saling menghargai dan menghormati kepercayaan satu sama lainnya.
           Setiap agama pasti memiliki aturan-aturan hidup yang pasti. Apalagi Indonesia yang bermayoritas Islam. Islam merupakan agama yang memiliki aturan hidup yang sangat terperinci dan pasti, namun sebenarnya sangatlah fleksibel. Mulai dari aturan berpakaian, bergaul, berdagang, berpolitik, bersikap dan lainnya segalanya terangkum dalam satu hukum Islam. Warga Indonesia yang bermayoritas Islam pastinya dominan bergaya Islam yang terkenal santun, sopan dan tertutup.
           Dulu, hal itu memang sempat terjadi dan berlaku dalam kehidupan warga negara kita. Namun itu dulu, sangat bertolak belakang dengan apa yang terjadi di lapangan sekarang. Warga kita khususnya anak-anak bangsa cenderung lebih memilih pakaian yang kekurangan bahan yang sebenarnya mereka lebih terlihat seperti orang-orang miskin yang tak mampu membeli pakaian layak. Bahkan sekarang dalam hal bergaul, tak segan-segannya pria dan wanita saling mendaratkan pipinya satu sama lain. Katanya sih “gaul gitu loh !”. Tapi apa untungnya ?
           Tanpa disadari hal-hal seperti itulah sebenarnya yang telah mendatangkan berbagai kejahatan tak bermoral yang terjadi selama ini. Perkosaan, penculikan, pemerasan, hamil diluar nikah dan lain sebagainya. Dulu, kejahatan seperti itu sangatlah langka sekali. Tapi mengapa sekarang seakan telah menjadi suatu hal yang wajar ?
           Sekarang mari kita lihat dalam dunia politik Indonesia. Bukankah mencuri itu haram dalam hukum Islam dan siapa yang melakukannya harus dipotong tangan? Tapi mengapa korupsi marak tumbuh seperti jamur dimusim hujan ? Padahal, Indonesia bermayoritas Islam termasuk para pemerintahnya. Kemungkinan besar agama lainpun sangat melarang pencurian. Korupsi berarti mengambil uang negara, uang rakyat, uang orang lain secara diam-diam yang berarti sama dengan mencuri. Tapi seakan-akan pemerintah kita tidak memiliki agama sehingga tidak ada aturan untuk melarang pencurian.
Bukan hanya pemerintah, bahkan rakyat biasapun juga banyak yang mencuri terbukti dari berita-berita pencurian yang terdengar. Dan pencurian-pencurian itu dominan pelakunya adalah para anak-anak yang kekurangan uang jajan untuk membeli hal-hal yang tak berguna seperti rokok dan ganja. Dari beberapa kasus korupsi yang terjadi, seharusnya anak-anak bangsa dapat mengambil pelajaran, dan berusaha memperbaiki serta memberantas korupsi di negara ini yang telah berada diperingkat atas dunia. Namun bukannya memperbaiki, anak-anak lebih memilih untuk mencontoh serta meneruskan perbuatan haram tersebut. Sungguh, Indonesia hampir hancur karena rakyat dan anak-anaknya yang kehilangan nilai-nilai Ketuhanan yang sangat dijunjung di zaman nenek moyang dahulu.
Nilai Pancasila yang kedua yaitu Kemanusiaan. Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan keramah-tamahannya. Namun sekarang dikalahkan dengan ketenaran mengenai terorisnya. Para teroris membunuh beratus-ratus orang tanpa manusiawi dengan mengatas namakan Islam. Padahal Islam bahkan agama apapun pasti sangat melarang yang namanya pembunuhan. Bahkan sebagian dari teroris itu adalah anak sekolahan yang masih membutuhkan banyak pengetahuan. Memang, pikiran anak-anak Indonesia semakin pintar oleh ilmu dunia yang semakin berkembang. Namun mereka tidak dapat mengendalikan pengetahuan besar yang mereka terima. Begitulah globalisasi, bahkan ilmu modern yang seharusnya sangat berguna untuk dunia, dapat membuat anak-anak Indonesia melupakan nilai Kemanusiaan yang dapat menghancurkan negara bahkan dunia.
Loe loe, gue gue”, begitulah prinsip anak bangsa kita sekarang yang terkesan sangat individualis. Apakah individualis juga termasuk salah satu dari nilai luhur bangsa ini ? Padahal, sangat jelas tercantum dalam sila ke-3 yaitu nilai Persatuan. Dulu, dengan nilai persatuan tersebut, para pahlawan dan rakyat mempertaruhkan nyawanya untuk bangsa ini. Tapi sekarang dimana anak-anak bangsa yang berjiwa nasionalisme untuk menghargai perjuangan para pahlawan. Berbagai perkelahian antar kelompok terjadi dimana-mana. Apalagi tawuran antar kelompok pelajar yang mempermasalahkan hal yang sebenarnya dapat diselesaikan secara damai. Kemana persatuan yang diperjuangkan selama ini ? Perjuangan pahlawan sungguh dibuang dengan percuma.
“Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan”. Apa anak-anak bangsa ini masih ingat dengan bunyi sila ke-4 tersebut ? Saya ragu, karena faktanya disekitar saya masih ada murid yang tidak hafal dengan Ideologi negara sendiri yaitu Pancasila. Hal yang perlu dilihat di sila tersebut adalah Permusyawaratan. Sungguh minim sekali permusyawaratan di negara ini untuk zaman sekarang. Penyelesaian suatu masalah lebih banyak diselesaikan dengan berbagai bentuk kekerasan. Baik itu masalah negara, keluarga, bahkan pertemanan sekalipun. Banyak anak-anak yang berkelahi saling memukul hanya karena urusan pacar bahkan ada yang sampai membunuh. Pemerintah dan rakyatpun seringkali melanggar sila tersebut. Pemerintah memutuskan peraturan baru tanpa menghiraukan pendapat rakyat. Oleh karena tidak dihiraukan, rakyat melakukan aksi demo dengan berbagai tindak kekerasan. Demo seperti itu hampir setiap hari terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Dan lagi-lagi kegiatan itu juga diikuti oleh para kaum pelajar.
Sila yang terakhir yaitu sila ke-5 yang menyatakan tentang keadilan seluruh warga. Tapi sejauh yang saya lihat, keadilan semakin jauh dari bangsa kita sekarang. Orang yang korupsi hukumannya sama dengan orang yang hanya mencuri ayam warga. Penyebabnya adalah karena orang yang korupsi tersebut adalah orang serakah yang berkedudukan tinggi atau orang yang memiliki uang banyak untuk membeli hukum. Sedangkan orang yang mencuri ayam hanyalah orang kampung yang sedang membutuhkan uang untuk makan keluarganya. Lalu dimana keadilan yang dibangga-banggakan selama ini ?
Tanpa kita sadari semua hal yang saya jabarkan tadi sebenarnya adalah pengaruh dari globalisasi. Sedangkan ilmu globalisasi Indonesia dominan dipengaruhi oleh dunia dari sebelah barat, sehingga masuklah berbagai budaya barat ke Indonesia. Gaya hidup negara barat penuh dengan kebebasan karena merupakan negara berpemerintahan liberal. Mereka bebas berpendapat apapun, mereka bebas bersikap bagaimanapun, bahkan mereka berhak mengata-ngatai pemimpin negara seperti apapun. Kebebasan seperti itu pasti tidaklah cocok dengan nilai-nilai luhur Indonesia yang dibatasi oleh nilai-nilai Ketuhanan dan kepercayaan.
 Dengan makin besarnya pengaruh dunia barat di Indonesia, membuat rakyat Indonesia khususnya pemeran dunia modern utama yaitu anak-anak Indonesia melupakan nilai-nilai luhur sebenarnya dari bangsa ini. Tanpa adanya anak-anak bangsa yang menerapkan nilai-nilai luhur asli bangsa, budaya bangsa juga tidak akan dapat dikembangkan ke dunia luar. Dan kita tahu bahwa budayalah yang menjadi jati diri bangsa Indonesia selama ini, karena Indonesia memiliki beragam budaya yang cukup unik dan cukup dikenal di negara lain. Lalu, apa jadinya negara ini jika budaya-budayapun ikut menghilang. Dengan apalagi negara lain mengenal negara Indonesia jika tidak dengan budayanya.
Untuk anak-anak bangsa Indonesia, mari kita perkecil kesalahan dengan mengabaikan pengaruh globalisasi yang negatif. Kita tidak harus mengikuti apapun perkembangan dunia yang dirasa dapat merugikan kita. Apa kita mau negara ini kembali dijajah oleh bangsa lain karena merupakan negara yang tidak memiliki wibawa ? Karena tidak memiliki wibawa, dengan beraninya negara lain seperti Malaysia mengambil budaya milik negara kita. Jika tidak, marilah kita kembalikan wibawa negara kita di mata dunia. Kita kembalikan jati diri bangsa kita. Kita terapkan kembali nilai-nilai luhur yang dapat melestarikan budaya bangsa. Sebagai anak-anak bangsa yang belum memiliki pengaruh besar terhadap negara, kita dapat memperbaiki mulai dari hal terkecil sekalipun. Kita dapat belajar menumbuhkan kembali rasa nasionalisme dengan belajar yang giat agar kelak dapat berguna untuk pembangunan negara lebih baik. Kita juga dapat menerapkan nilai-nilai luhur dalam perilaku kita sehari-hari seperti kemanusiaan dan sopan santun. Kita dekatkan diri kepada Tuhan agar ilmu yang kita peroleh dapat digunakan secara terkendali untuk hal-hal yang berguna. Dengan memiliki disiplin ilmu, niscaya kita sebagai anak-anak generasi muda bangsa dapat memperbaiki dan mengembalikan jati diri bangsa yang sempat hilang. Mulailah memperbaiki dari diri kita sendiri, jika diri kita sudah baik maka kita dapat memberi pengaruh baik tersebut kepada orang lain, bangsa dan dunia. 

10 Tempat Terunik & Aneh di Dunia




Bumi di mana kita hidup memiliki banyak tempat luar biasa, baik keunikannya, keanehannya, yang semuanya menantang untung disibak.
Berikut ini 10 tempat unik dan aneh dari seluruh dunia:
1. GuaĆ­ra Falls, Brazil-Paraguay border
Kebanyakan orang menganggap air terjun Niagara adalah yang terbesar di dunia. Padahal Guaira Falls lah yang terbesar di dunia dengan volume air terjun yang mencapai rata-rata 1.750.000 kubik per-detik. Bandingkan dengan Niagara Falls yang hanya 70.000 kubik per-detik. Sumber Guaira Falls yang terletak di perbatasasn Brasil-Paraguay, adalah sungai Parana. Tahun 1982, pada air ternjun Guaira ini dibangun bendungan untuk pembangkit listrik dengan nama Itaipu Dam yang sekarang menjadi bendungan terbesar kedua penghasil listrik terbesar di dunia setelah Gorges Dam. Itaipu Dam menyuplai 90 persen listrik ke Paraguay, dan 19 persen ke Brasil, juga Rio de Janeiro dan Sao Paulo.
2. Iceberg B-15, Antartika

Gunung es B-15 adalah yang gunung es terbesar yang tercatat dalam sejarah. Luasnya mencapai 3.100 km, membuatnya lebih besar dari Pulai Jamaika. Gunung es raksasa ini terjadi karena patahan Ross Ice Shelf pada Maret 2000. Lalu pada tahun 2003, gunung es B-15 ini kembali terpecah menjadi beberapa potong, salah satunya yang terbesar disebut B-15a hanyut ke utara, akhirnya hancur ke dalam gletser pada 2005, menyisakan patahan sepanjang 8 km. Hal ini membuat terjadi perubahan besar pada peta Antartika dan menuntut harus direvisi (peta).
Sebagian terhanyut ke sepanjang pantai akhirnya kandas. Pada 2006, angin topan di Alaska, menyebbakan gelombang lautan yang melintas hingga 13.500 km selama 6 hari ke Antartika, dan memisahkan pecahan pecahan sisa menjadi semakin banyak. Hampir satu dasawarsa berlalu, bagian-bagian gunung es itu masih belum cair seluruhnya, bagian yang terbesar masih dianggap sebagaii B-15a, dengan luas bidang mencapai 1.700 Km. Gambar di atas merupakan gunung es yang disebut B-15a sesudah terhanyut ke dalam Drygalski Glacier (terbawah), akhir nya memecah menjadi beberapa potong.
3. Don Juan Pond, Antartika
Tempat manakah yang paling tinggi kandungan garamnya? Pasti orang akan menyebut Laut Mati. Laut Mati memang terkenal di dunia karena kandungan garamnya yang sangat tinggi. Berdasarkan penelitian, air laut kandungan garam tinggi itu bisa menjadi terapi kesehatan. Tak heran kalau di sekitar Laut Mati banyak dibangun spa-spa untuk terapi, khususnya terapi kecantikan dan kesehatan. Tapi ternyata Laut Mati bukanlah yang terasin di dunia. Justru di Antartika lah, tepatnya Don Juan Pond,merupakan danau dengan kandungan garam tertinggi di dunia.
Perbandingannya jika disandingkan dengan laut pada umumnya, Don Juan Pond 18 kali lebih asin daripada air laut biasa, jika dibandingkan dengan Laut Mati, Don Juan Pond 8 kali lebih asin. Nah!!
Lokasi ini ditemukan oleh Lt Don Roe dan Lt John Hickey, pada tahun 1961, saat keduanya melakukan penelitian di Antartika. Nama Don Juan Pond juga diberi oleh kedua peneliti tentara ini, mungkin penggabungan nama keduanya. Suhu di kolam itu-seperti umumnya di kawasan Antartika, cukup rendah, dengan titik terendah bisa mencapai -30 drajat Celcius. Namun tidak pernah sampai membeku seperti tempat lain di Antartika.
4. Rotorua, New Zealand


Rotorua adalah kota di tepi laut selatan danau dengan nama yang sama. Tepatnya di teluk Plenty, pulau utara dari New Zealand. Keunikan dari kawasan itu adalah banyaknya kolam-kolam sumber air panas, khususnya Pohutu Geyser di Whakarewarewa, dan lumpur lumpur mendidih. Kawasan itu menjadi unik dan menarik sehingga banyak dikunjungi wisatawan.
5. 83-42, Greenland
Aneh dan unik. Tapi 83-42 dipercaya merupakan satu-satunya bidang tanah yang ada di bagian utara. Memang hanya ‘secuil’ ukurannya kira 35 m x 15 m dan tinggi 4 m. Kalau dilihat dari atas, ibarat hanya setitik tanah yang dikelilingi pecahan pecahan es. Unik! Ketika kutub utara tertutup oleh es, namun tanah ini tidak. Lihat gambar! Keunikan ini sekaligus menumbangkan rekor sebelumnya yaknu ATOW 1996. Keunikan 83-42 ini ditemukan tahun 1998.
6. Socotra, Republic of Yemen
Socotra tempat paling aneh sekaligus paling unik di dunia. Nyaris semua yang ada di sana terlihat aneh, mulai dari bentuk pohon maupun lingkungannya, tak heran banyak yang menyebut Socotra yang berada di Republik Yemen sebagai salah satu sarang alien di dunia. Tempatnya sangat terisolir, iklim kering lain daripada yang lain. Keanehan ini bisa jadi menyebabkan kehidupan tanaman maupun benda apapun di sana tumbuh dengan aneh. Sebut saja tanaman terkenal seperti Dragon’s Blood Tree yang aneh, bentuknya sangat tidak umum, terlihat mirip paying. Pohon ini memproduksi getah berwarna merah. Di sana juga ada binatang binatang asli, seperti burung-burung, laba-laba dan binatang asli lainnya. Belum lagi bebatuan juga karang, yang bentuknya tidak umum dan hanya ada di pulau itu. Dengan segala keanehan isi pulau itu, tak heran kalau Socotra, pulau yang berada di laut arab, masuk dalam Warisan Peninggalan Dunia.
7. The Great Dune of Pyla, France
Yang kita tahu bahwa Eropa tidak mempunyai gurun, paling banter hanya bukit pasir yang biasa saja. Tapi anggapan ini salah. Eropa memiliki bukit pasir unik yakni Pyla, panjangnya 3 km, lebar 500 m dan tinggi 100 meter. Bukit pasir ini sangat curam sebagiannya menghadap ke hutan. Tempat ini terkenal karena menjadi tempat aktivitas paragliding. Selain keunikan bukit pasir itu, yang juga menakjubkan adalah pemandangan sekitarnya di mana dari ketinggian kita bisa melihat laut dan hutan. Karena bukit pasir ini jauh lebih tinggi dari hutan, sehingga dari bukit pasir itu kita bisa melihat semuanya.
8. Meteor Crater, USA

Meteor Crater adalah kawah yang terbentuk akibat jatuhnya meteorit. Letaknya sekitar 43 mil (69 km) sebelah timur Flagstaff, dekat Winslow di gurun utara Arizona Amerika Serikat. Tempat itu disebut Meteor Crater karena letaknya yang dekat dengan nama kantor post. Kawah meteor ini konon terbentuk sejak 50.000 tahun lalu pada zaman Pleistocene ketika iklim setempat menjadi lebih sejuk dan basah. Pada saat itu di sana adalah padang rumput yang luas serta hutan yang dihuni oleh wol mammoths, kukang tumbuk raksasa, dan unta. Mungkin kawasan itu belum di huni manusia. Meteor yang jatuh itu mengandung nikel dan membuat kawah seluas 50 meter.
9. Mount Roraima, Venezuela, Brazil and Guyan

Mount Roraima adalah tempat luar biasa yang indah. Gunung batu ini berbentuk unik karena seperti kap meja yang berada di awan. Tingginya 400 meter. Satu satunya cara untuk mencapai puncak atap meja itu adalah dengan memanjat jalur tangga yang memang sudah disediakan pemerintah Venezuela. Cara lain yang tidak disarankan adalah yang biasa dilakukan para pemanjat tebing. Di sana hujan nyaris turun setiap hari, menghanyutkan tanaman tanaman menjalar yang berada di atas atap. Walhasil, atap gunung itu menjadi unik, karena bersih dari apapun..alias seperti ‘meja kosong’.
10. The Door To Hell, Turkmenistan

Tempat ini mungkin sudah semua tahu, minimal telah membaca beritanya atau melihat gambar-gambarnya. Memang tak heran karena fenomen alam di Turkmenistan ini terbilang unik. Orang menyebutnya ‘Pintu Neraka” karena di kawah selebar 70 meter itu keluar api yang terus menerus sejak 35 tahun terakhir. Berawal dari tahun 1971 di mana geolog member kawasan itu untuk mencari tambang gas. Yang terjadi kemudian adalah semburan api dari bawah yang terus menerus, bahkan sempat menelan segala peralatan mereka. Para geolog ini tak ada yang berani turun ke dalam kawah beracun itu. You can see it on Google Earth at 40°15′8″N 58°26′23″E.

10 Orang Terkaya di Dunia 2011


Taipan asal Meksiko, Carlos Slim Helu, tahun ini tetap menjadi orang terkaya di dunia. Kekayaan konglomerat telekomunikasi ini bertambah 20,5 miliar dollar AS dibandingkan tahun lalu menjadi 74 miliar dollar AS sehingga berada di pucuk orang terkaya sedunia berdasarkan daftar 2011 Billionaires List yang dikeluarkan Forbes.

Pendiri Microsoft, Bill Gates, dan pemilik Berkshire Hathaway, Warren Buffet, yang hartanya “hanya” bertambah 3 miliar dollar AS harus puas berada di posis kedua dan ketiga dengan masing-masing nilai kekayaan sebesar 56 miliar dollar AS dan 50 miliar dollar AS. Yang menarik, 70 persen sumber kekayaan Gates ternyata bukan dari Microsoft, melainkan dari hasil investasi di Meksiko. Gates berinvestasi di pasar saham, perusahaan minuman ringan Femsa dan Grupo Televisa di negeri tersebut.
Posisi keempat ditempati pria Perancis sekaligus orang terkaya di Eropa, Bernard Arnault, yang mempunyai harta senilai 41 miliar dollar AS. Harta Arnault melonjak 13,5 miliar dollar AS berkat kepemilikan sahamnya di perusahaan produk-produk mewah Louis Vuitton Moet Hennessy (LVMH). Di posisi kelima ada Larry Ellison, pendiri perusahaan Oracle, dengan kekayaan 39,5 miliar dollar AS. Di urutan keenam adalah Lakshmi Mittal, konglomerat baja India dengan nilai 31,1 miliar dollar AS.
Adapun Amancio Ortega dari Spanyol dengan kekayaan 31 miliar dollar AS menduduki posisi tujuh, kedelapan Eiko Batista dari Brasil (30 miliar dollar AS), kesembilan Mukesh Ambani dari India (27 miliar dollar AS), dan di posisi 10 ditempati pemilik ritel raksasa Walmart Keluarga Christy Walton dengan harta 26,5 miliar dollar AS. Pada tahun ke-25 ini, Billionaires List memecahkan dua rekor, yakni dari segi jumlah miliarder yang terdaftar dengan 1.219 orang dan nilai kekayaan yang mencapai 4,5 triliun dollar AS.

DAFTAR 10 ORANG TERKAYA DI DUNIA 2011

1. CARLOS SLIM HELU
Net Worth : $74.0 Billion
Fortune : Self made
Source : Telecom
Age : 71
Country Of Citizenship : Mexico
Residence : Mexico City
Industry : Telecommunications
Education : NA
Marital Status : Widowed, 6 children

2. BILL GATES
Net Worth : $56.0 Billion
Fortune : Self Made
Source : Microsoft
Age : 55
Country Of Citizenship : United States
Residence : Medina, Washington
Industry : Software
Education : Harvard University, Drop Out,
Marital Status : Married, 3 children

3. WARREN BUFFETT
Net Worth : $50.0 Billion
Fortune : Self Made
Source : Berkshire Hathaway
Age : 80
Country Of Citizenship : United States
Residence : Omaha, Nebraska
Industry : Investments
Education : Columbia University, Master of Science
Marital Status : Widowed, remarried, 3 children

4. BERNARD ARNAULT
Net Worth : $41.0 Billion
Fortune : Inherited and Growing
Source : LVMH
Age : 62
Country Of Citizenship : France
Residence : Paris
Industry : Retail
Education : Ecole Polytechnique, Bachelor of Arts / Science
Marital Status : Married, 5 children

5. LAWRENCE ELLISON
Net Worth : $39.5 Billion
Fortune : Self made
Source : Oracle
Age : 66
Country Of Citizenship : United States
Residence : Redwood City, California
Industry : Software
Education : University of Illinois, Drop Out
Marital Status : Married, 2 children

6. LAKSHMI MITTAL
Net Worth : $31.1 Billion
Fortune : Inherited and Growing
Source : Steel
Age : 60
Country Of Citizenship : India
Residence : London
Industry : Steel
Education : St Xavier’s College Calcutta, Bachelor of Arts/Science
Marital Status : Married, 2 children

7. AMANCIO ORTEGA
Net Worth : $31.0 Billion
Fortune : Self Made
Source : Zara
Age : 74
Country Of Citizenship : Spain
Residence : La Coruna
Industry : Retail
Education : NA
Marital Status : Married, 3 children

8. EIKE BATISTA
Net Worth : $30.0 Billion
Fortune : Self Made
Source : Mining, Oil
Age : 53
Country Of Citizenship : Brazil
Residence : Rio de Janeiro
Industry : Retail
Education : RWTH Aachen University, Drop Out
Marital Status : Divorced, 2 children

9. MUKESH AMBANI
Net Worth : $27.0 Billion
Fortune : Inherited and Growing
Source : Petrochemicals
Age : 53
Country Of Citizenship : India
Residence : Mumbai
Industry : Manufacturing
Education : University of Bombay, Bachelor of Arts/Science
Marital Status : Married, 3 children

10. CHRISTY WALTON
Net Worth : $26.5 Billion
Fortune : Walton Family
Source : John T.Walton
Age : 55
Country Of Citizenship : United States
Residence : Jackson, Wyoming
Industry : Walmart, First Solar
Education : University of Arkansas, College of Business Administration
Marital Status : Married, 1 children

Sumber: Forbes




Jumat, 23 Maret 2012

ff oneshoot


Judul                     : Saranghae, jeongmal saranghae…. (one shoot)
Author                  : Tiara Park ^^
Cast                       : Cho Kyuhyun, Park Seorin/Tiara, Choi Minho
Genre                   : Romance
Rating                   : kagak tau.. XD
Cuap2                   : Ini adalah one shoot prtma author, *hihihi , mian ya kalau jelek, mohon
  dimaklumi. Please tinggalkan RCLnya, ntk prbaikan author di Ff2 
  slnjutnya. Don’t be silent reader! (emangnya ada yg mau baca?), n don’t copy
  my  inspiration !(emngnya ada yg mw ngopy?) ##hahaha, gak papa d, cekidot !
“Janji ?”
“Janji !”, akupun mengaitkan jari kelingkingku padanya, saling memandang sambil tersenyum satu sama lain, berjanji untuk tetap menjaga hati kami walau jarak memisahkan raga kami.
Ya, itu adalah janji terakhir yang kuingat saat aku akan pindah ke Seoul, Korsel, pada seorang yang sangat aku cintai, Rigel. Dia bukan pacarku, dia bukan siapa-siapaku. Hanya teman, teman yang spesial dengan komitmen ditengah-tengah kami. Namun, dengan bodohnya aku berani membuat janji itu padanya tanpa status apapun. Dan sekarang, aku sendirilah yang terjebak dalam janji itu. Hatiku tidak bisa menjaganya. Seseorang yang baru sekarang berdiri di sampingku, menggandeng tanganku, mengisi hari-hariku sejak kurang lebih 2 tahun yang lalu. Salah satu orang spesial yang memanggilku dengan panggilan Tiara di Korea ini selain keluargaku, dengan logat yang sangat membuatku nyaman.
“Tiara-ya, apa kamu mau naik bianglala itu ?” tanya Kyuhyun membuyarkan lamunanku, sambil menunjuk ke salah satu permainan tinggi di taman bermain itu.
“Mmmm, joayo, kajja !” jawabku bersemangat lalu menariknya menuju arena bianglala. Kami membeli tiket, lalu masuk ke salah satu box bianglala, kemudian mengambil posisi duduk bersampingan. Kami melihat kota Seoul dari ketinggian, dengan sentuhan orangenya sore yang menambah keindahannya. Lalu mataku terpaku pada sebuah taman di tengah kota…
27 Oktober 2009…
“Aku lelah” gumamku pelan sambil berjalan pulang dari sekolah menuju rumah. Sore ini udaranya dingin sekali, musim gugur ini benar-benar menambah rasa kesepianku semenjak satu minggu lalu saat pertama kali aku menginjakkan kaki di negara industri ini, tepatnya di kota Seoul. Aku melewati taman kota yang ramai dikunjungi penduduk Seoul dalam berbagai kalangan. Sembari berjalan mataku terus memandang ke arah taman itu, memperhatikan setiap kebahagiaan yang terpancar dari sana. Sampai pada akhirnya kebahagiaan itu menarikku untuk ikut bergabung merasakannya. Aku berjalan pelan menyusuri taman itu lebih dalam, berharap menemukan sesuatu yang dapat mengobati kerinduanku pada Indonesia, terutama kerinduanku pada seseorang yang aku sayangi. Mengingatnya sedetik saja sudah membuat mataku berair dan membuat hatiku benar-benar lelah. Aku harus mencari tempat istirahat, tapi sepertinya semua bangku taman sudah dipenuhi pengunjung. “Nah, itu dia” celetukku tiba-tiba ketika mataku menangkap bangku taman yang hanya dihuni oleh seorang namja. Aku mendekati bangku itu, duduk di sudut bangku yang berbeda dengan namja tadi. Baru aku sadari bahwa namja itu memakai seragam yang sama dengan seragam sekolahku, dengan kanvas di pangkuannya dan kuas ditangannya, sepertinya dia sedang serius melukis keindahan taman. Tapi, aku tidak pernah melihat orang ini sebelumnya di sekolah, apa dia kakak kelasku di sekolah ?
“Waeyo ?” tanyanya tiba-tiba, menyadari bahwa dirinya sedang aku perhatikan. Dia menoleh ke arahku, sesaat pandangan kami bertemu. Aku merasa waktu terhenti untuk beberapa detik. Aku akui matanya indah sekali, namun tersirat kesedihan di dalamnya, mungkin sama dengan yang dipancarkan mataku sekarang ini, mungkin.
“Mm aniya,.. sepertinya kita satu sekolah, apa kita pernah bertemu ?” tanyaku padanya. Aku merasa sekarang giliran dia yang memperhatikanku.
“Kamu anak baru ?” tanyanya lagi.
“Ne, perkenalkan, Seorin imnida, Park Seorin, atau nama Indonesiaku Tiara.” Jawabku sambil menyodorkan tanganku. Untuk beberapa saat dia masih terdiam memandangku.
“Kyuhyun imnida, Cho Kyuhyun. Aku sunbaemu, tapi jangan panggil aku sunbae.” Ucapnya menyambut tanganku. Lalu dia melanjutkan aktivitas melukisnya tadi.
“Jadi, bagaimana aku harus memanggilmu ?” tanyaku. “Oppa ! ne, oppa saja. Geurom ! oppa lagi ngelukis apa ?” tanyaku lagi, “waa ngelukis taman ya, bagus sekali !” gumamku sambil mencondongkan sedikit kepalaku ke arah lukisannya. Lalu aku melihat tangannya berhenti bergerak, dan perlahan tubuhnya semakin menunduk dengan sedikit bergetar. Dia tertawa, kenapa dia tertawa ? Aneh sekali. “Kyuhyun oppa, kamu menertawaiku ? Waeyo ? apa ada yang lucu, apa aku aneh ?” tanyaku heran, “Aku tahu logat bahasa koreaku memang aneh, aku kan orang Indonesia. Tapi bukan berarti aku suka ditertawakan.”
“Hahaha…” tiba-tiba dia mengangkat tubuhnya dengan tawa yang semakin keras. Aku menggeser sedikit tubuhku menjauh darinya. “Kamu lucu sekali” lanjutnya “Dari tadi membuat beberapa pertanyaan dan menjawabnya sendiri, hahaha perutku sakit, hahaha”
“A...” untuk beberapa saat aku berpikir. “hehehe, mianhae, tadi aku hanya terlalu bersemangat menemukan teman baru lagi, jadi lepas kontrol. Mian, hehe” jawabku cengengesan menahan malu. Tapi sayangnya sunbae satu ini tidak kurun meredakan tawanya. Alhasil aku hanya terdiam menunggunya berhenti tertawa.
“Bagaimana kalau aku memanggilmu dengan nama Indonesiamu, Ti-a-ra. Oteokke ? apa logatku aneh, hah ? Jdi kamu tidak perlu merasa malu lagi, karena sekarang kamu memiliki teman yang juga berlogat aneh. Oteokke Ti-a-ra ?” celetuknya tiba-tiba saat tawanya mereda. Aku tertegun. Dia mengeja nama Indonesiaku dengan benar, hanya iramanya saja yang berbeda. Tapi aku nyaman dengan caranya memanggilku. Satu-satunya orang korea yang memanggilku dengan nama Tiara, walaupun masih terbata-bata, namun memiliki ciri yang spesial bagiku.
“Ne, Kyuhyun oppa”
26 Oktober 2011…
“Tiara-ya, kenapa kamu melamun ?” Tanya Kyuhyun lagi-lagi membuyarkan lamunanku. “Lihat ! tamannya terlihat lagi.” Ucapnya menunjuk ke arah taman kota. Kepalakupun tertarik untuk mengikuti arah telunjuk pucat itu.
“Ne,” jawabku. Sepertinya aku sudah melamun cukup lama, sampai-sampai bianglala ini berputar untuk yang kedua kalinya menunjukkan taman itu. Entah mengapa hari ini aku banyak mengingat hal-hal di masa lalu. Membuat hatiku lagi-lagi lelah. Padahal aku ingin menikmati kencan weekend rutin kami ini. Melepas semua penat selama satu minggu sekolah.
“Tiara-ya, saranghae” ucap Kyuhyun tiba-tiba ditelingaku sambil menggenggam tanganku, lalu meletakkan kepalanya di bahuku. Entah mengapa aku terkejut, padahal sangat sudah biasa ia mengucapkan hal itu padaku.
“Nado saranghae” jawabku, lalu juga menyandarkan kepalaku di kepalanya. Hampir 2 tahun saat pertama kalinya aku bertemu dengannya, di musim gugur yang dingin, namun terasa hangat dengan kehadirannya seperti saat ini. Huh, lagi-lagi aku mengingat masa lalu. “Kyuhyun-ah, apa kamu sering mengingat pertemuan pertama kita di taman tadi ?” tanyaku, masih merasakan kehangatannya. Entah mengapa ia tidak menjawab. “Kyuhyun-ah” panggilku sekali lagi. Masih tidak ada jawaban. Aku mengangkat kepalaku, melihat ke arah wajahnya. Tiba-tiba aku merasa jantungku berhenti berdetak, aku terpaku melihat darah segar yang mengalir dari hidung Kyuhyun. Dan sekarang, jantungku kembali berdetak, namun lebih cepat dari biasanya. Dengan panik aku meraih ponsel ditas kecilku, menghubungi rumah sakit, lalu menghubungi keluarganya. Saat bianglala turun kebawah, dengan sedikit berteriak aku meminta bantuan pada orang-orang untuk mengangkat tubuh kyuhyun, membawanya keluar menunggu mobil rumah sakit datang.
***
27 Oktober 2011
“Seorin, Seorin-ah, ireonna”
“Mmmm, ne” akupun terbangun, mengucek mataku sebentar untuk dapat melihat lebih jelas siapa yang telah membangunkanku tadi. “Eh, eomma annyeong” sapaku pada ibu kyuhyun yang juga aku panggil eomma.
“Seorin, lebih baik kamu pulang dulu, biar eomma yang menjaga kyuhyun. Sudah dari kemarin kamu dirumah sakit ini, nanti kamu dimarahi orangtuamu. Biar bapak yang mengantarmu, sambil bapak mau ke bandara jemput saudara dari Indonesia. Gimana ?”
“Ah, ani, gwaenchana, saya sudah minta izin dengan orang tua saya. Tidak apa-apa, tenang saja eomma.”
“kamu yakin tidak apa-apa ?”
“Ne, lebih baik eomma ikut bapak saja jemput saudara yang sudah datang jauh-jauh dari Indonesia. Kebetulan, saya juga sudah lama tidak bertemu dengan orang Indonesia selain keluarga, jadi saya ingin sekali berkenalan dengan keluarga eomma. Bolehkah ?”
“arasseo, kalau begitu kamu tunggu di sini dulu ya, eomma mau jemput saudara dulu, jadi eomma minta tolong jaga anak eomma baik-baik, ya.” Ucap ibu Kyuhyun sambil mengusap kepalaku.
“Ne eomma, hati-hati”, jawabku, lalu memperhatikannya sampai menghilang di balik pintu. Aku menarik nafas dalam-dalam, terdiam sebentar, lalu menoleh ke arah tubuh namja muda yang sedang terbaring kaku di atas tempat tidurnya. “cepat sembuh, chagi” bisikku padanya, lalu melekatkan tangannya diwajahku. Tangannya hangat, bahkan dalam keadaannya yang seperti inipun dia masih saja dapat menghangatkan hatiku. Lama aku terduduk disamping tempat tidurnya, memandanginya, menggenggam tangannya. Sebenarnya penyakit apa yang dideritanya sampai membuat ia tak sadarkan diri selama ini. Aku khawatir, sangat khawatir.
***
“ Seorin-ah, oteokke ? apa ada tanda-tanda ia akan sadar ?” Tanya ibu kyuhyun tiba-tiba mengejutkanku saat masih berada di ambang pintu hendak menghampiri anaknya, disusul oleh suaminya, bersama wanita dan laki-laki separuh baya. Aku tidak kenal mereka, namun sudah tidak asing lagi dengan wajah mereka. Ya, sepertinya inilah orang-orang Indonesia itu.
“eomma ? cepat sekali ? sepertinya tidak, tidak ada tanda apa-apa.” Jawabku kemudian, aku melihat raut putus asa di wajahnya. “oh iya, halo apa kabar, senang bertemu dengan anda” sapaku dengan bahasa Indonesia pada tamu tadi.
“oh, hai orang Indonesia ya ? temannya Kyuhyun ?” Tanya ibu separuh baya tadi.
“ mm, ya”
“eonni, Minho mana ?” Tanya ibu Kyuhyun tiba-tiba pada ibu tadi.
“sebentar lagi kesini, tadi dia angkat telpon dulu di depan sebentar.”
“eomma, saya keluar dulu sebentar, ingin cari udara segar” ucapku tiba-tiba. Sebenarnya aku hanya merasa tidak enak menjadi orang asing yang mendengar pembicaraan pribadi sebuah keluarga. Jadi aku memutuskan untuk keluar.
“ arasseo, tapi jangan lama-lama ya,.. eomma yakin kyuhyun ingin melihat wajah yeojachingunya saat ia sadar nanti.”
“mm, geurae” akupun keluar dengan langkah gontai. Tubuhku terasa lemas. Wajar saja, aku tidak makan dari kemarin sore. Tiba-tiba aku merasa menabrak seseorang, kepalaku pusing hingga aku hanya mengucapkan kata maaf tanpa melihat ke arah orang yang kutabrak tadi. Aku yakin penampilanku sekarang pasti sangat urak-urakan hingga kujadikan salah satu alasan mengapa aku tidak berani menatap orang lain.
“Tiara” panggil seseorang yang suaranya sudah tidak asing lagi kudengar. Seketika jantungku terasa berhenti berdetak. Aku takut menoleh ke arah sumber suara itu. Sumber suara yang ada di depanku sekarang, dan pastinya dari orang yang kutabrak tadi. Aku takut perkiraanku benar, bahwa itu adalah suara seseorang yang pernah aku cintai dulu. Aku takut harapanku terlalu besar untuk melihatnya berdiri di depanku sekarang. Namun entah ilusi atau khayalanku saja, sekarang aku benar-benar melihatnya. Dia berdiri di depanku ,dengan ekspresi yang tidak dapat digambarkan. Ya Tuhan, apakah ini mimpi ? jika mimpi, bangunkanlah aku segera, aku tidak mau terlalu larut dengan masa laluku. Sekarang aku benar-benar berhadapan dengannya, Rigel. Kami terdiam cukup lama. Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan dan kukatakan padanya setelah aku memutuskan untuk tidak pernah berhubungan lagi dengannya. “Igel”  gumamku akhirnya. Lagi-lagi kami terdiam.
“Minho-ya” terdengar suara wanita dari belakangku. Aku menoleh, dan ternyata itu eomma kyuhyun. “kalian sudah kenalan ?” tanyanya dengan ekspresi yang kebingungan melihat kami berdua.
“Minho ?” tanyaku heran.
“iya, itu nama koreaku” sambung Rigel lagi.
“oh, jadi kamu saudara kyuhyun oppa ? dan kamu mengerti bahasa korea?”
“mmm”angguk rigel secukupnya.
“kenapa kamu tidak pernah cerita padaku ?”
“jadi, kalian sudah lama kenal ?” sambung ibu kyuhyun lagi. “baiklah kalau begitu, lebih baik kalian berdua masuk dulu, berbincang di dalam saja. Kajja” ajak ibu kyuhyun.
“nanti kami nyusul tante, ada yang ingin saya bicarakan dengan Tiara dulu.”
“oh, geurom, silahkan, tante masuk dulu ya”
“ne,” ucap kami serempak. Aku menoleh ke arahnya, dan mendapatinya sedang memperhatikanku. Aku mematung, aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku bicarakan.
“aku merindukanmu, sangat merindukanmu. Hingga sekarang akhirnya aku bisa bertemu denganmu lagi. Apa kamu tidak merindukanku, hah ?” dia mendekat, aku menundukkan kepalaku. “aku berani bersumpah bahwa aku berhasil menjaga janjiku dulu sampai bertemu denganmu lagi. Bagaimana denganmu ?” tanyanya, yang semakin membuatku tidak berani berkata apapun. Hatiku benar-benar panik sekarang. Aku bingung menjelaskannya, aku takut menyakitinya. Aku memegang dadaku, rasanya sesak, dan kurasakan air mataku sudah mengalir deras.
“maaf, maafkan aku, dia dengan mudahnya mencuri  perhatianku, dan aku terlalu larut dengan kebahagiaan yang ditawarkannya padaku. Hingga hatiku melepas janji yang pernah kita ucapkan dulu. Aku benar-benar minta maaf, aku tahu aku jahat. Maafkan aku” sekarang, air mataku benar-benar sudah tidak terkendali lagi. Dengan terbata-bata aku meraih bangku tunggu di sampingku, menumpahkan semua emosi di sana. Minho masih berdiri, terpaku di tempatnya, menunduk,dan tidak ada yang tahu apa yang sedang di pikirkannya.
“apa aku sudah benar-benar terlambat ?” Tanya Minho kemudian, masih dalam posisi semula.
Aku berusaha menenangkan diri. Berpikir jawaban apa yang tepat aku lontarkan padanya. “aku tidak tahu. Sepertinya dia sudah mengambil semua tempat di hatiku.” Jawabku sambil menghapus air mataku. “sekali lagi maafkan aku. Aku terima kalau kamu membenciku. Aku tahu, aku pantas menerimanya.” Lanjutku dengan nada yang lebih tenang sekarang. Aku lihat dia juga sepertinya sudah bisa menguasai kembali dirinya. Dia mendekatiku, duduk di sampingku.
“apa kamu pikir aku bisa dengan mudahnya membenci gadis yang telah aku cintai selama bertahun-tahun ?” tanyanya, sepertinya tidak butuh jawaban dariku. Kami berdua kembali terdiam. “apa keberadaanmu disini sekarang sebagai gadis yang spesial bagi sepupuku ?” lagi-lagi pertanyaannya membuatku terdiam seribu bahasa. “sejak kapan ?” tanyanya lagi seperti sudah mengetahui jawabannya.
“hari ini, tepat 2 tahun pertama kali aku bertemu dengannya dan tepat 2 tahun sejak ia mulai mengisi hari-hariku.” Jawabku tanpa ekspresi. Untuk berapa lama suasana di sekitar kami menjadi sepi. Sampai pada akhirnya suara langkah kaki larian seseorang keluar dari ruangan kyuhyun. Serentak aku dan minho menoleh. Kusadari itu ayah kyuhyun, dengan wajah panik, terus berlari hingga menghilang di belokan rumah sakit. Aku bingung, ada apa ? tidak berapa lama ayahnya kembali dengan seorang dokter yang juga berlari. Seketika akupun ikut panik. Tanpa pikir panjang akupun langsung ikut masuk ke ruang kyuhyun. Aku lihat semua orang mundur, memberi ruang untuk dokter memeriksanya. Tiba-tiba dokter itu memberi isyarat pada kami semua untuk keluar, disusul suster yang baru masuk dengan berbagai peralatan. Kami semuapun menunggu di luar, mataku menangkap bayang ibu kyuhyun yang sudah berlinang air mata didampingi suaminya. Akupun menghampirinya, memeluknya, saling berusaha menenangkan diri. Hingga akhirnya kuberanikan diri untuk bertanya,“ sebenarnya apa yang terjadi pada kyuhyun oppa eomma ?”
Beliau menarik nafas dalam-dalam lalu berkata, “kyuhyun menderita leukemia, stadium akhir.” Aku terhenyak mendengarnya. Aku terdiam. Apa benar ? mengapa aku tidak pernah mengetahuinya ? selama ini aku mengira ia sehat-sehat saja. Aku hanya melihat keceriaan yang selalu dibagikannya padaku. Dan aku menikmatinya, di atas kesakitannya. Apa aku benar-benar gadis paling jahat di dunia ini ? aku bingung, berbagai pertanyaan terlintas di kepalaku hingga membuat kepalaku pusing. Kakiku benar-benar lemas sekarang. Namun aku merasa ada seseorang yang menahanku dari belakang. Aku lihat Minho berdiri disana, tersenyum seakan memberi harapan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Lalu kudengar pintu ruang kyuhyun dirawat terbuka, seorang dokter keluar dari sana, berbicara pada ayah kyuhyun. “ayo semuanya, masuk” ajak ayahnya yang segera masuk lebih dulu. Kulihat ibunya berlari menghambur ke dalam. Akupun mengikutinya. Aku mengambil posisi disamping tempat tidur kyuhyun, di sisi yang berlawanan dengan orang tuanya. Kulihat ibunya membisikkan sesuatu di telinganya yang pucat, dan ayahnya berusaha menenangkan. Sekarang giliranku yang diberi kesempatan mengucapkan sesuatu padanya. Sungguh, aku tidak suka melakukan hal ini. Seakan-akan aku disuruh memberikan salam perpisahan pada orang yang sangat aku sayangi di dunia ini. Namun apa boleh buat, sekarang semua mata melihat ke arahku, menunggu apa yang akan kuucapkan padanya. Aku membungkukkan sedikit badanku, mendekatkan wajahku ke telinganya. “saranghae, jeongmal saranghae” ucapku pelan di telinganya, menahan air mata yang sepertinya akan jatuh. Seketika bunyi datar dari alat itu serasa membekukan seluruh tubuhku. Aku tertegun, mataku melekat pada wajah kyuhyun yang meneteskan sedikit air mata dari matanya. Aku tidak percaya ini. Aku yakin alat itu rusak, atau mengalami kesalahan lainnya. Namun, suara tangisan ibunya dan saudara-saudaranya mematahkan harapanku. Aku terdiam, air mataku dengan sendirinya membanjiri wajahku, aku seakan kehilangan seluruh tenagaku. Aku ingin tidur, berharap saat bangun nanti ini semua hanyalah mimpi.
***
Aku terbangun, cahaya matahari menyelinap masuk dari jendela kamarku. Hal pertama yang menarik perhatianku setiap pagi adalah sebuah foto di bingkai biru di meja samping tempat tidurku. Foto diriku, bersama orang yang sangat aku cintai, yang telah pergi untuk selama-lamanya 1 minggu yang lalu. Di sampingnya tergeletak kumpulan lukisan yang menggambarkan diriku dalam berbagai ekspresi.  Kyuhyun yang melukisnya. Kata ibunya, itu adalah hal yang selalu dilakukannya setiap pulang sekolah, yaitu melukis sebuah wajah gadis yang sama sebagai pengganti lukisan taman yang dilukisnya setiap hari sebelum bertemu denganku. Sepertinya dia sudah jatuh cinta padaku pada pertemuan pertama waktu itu. Lagi-lagi hatiku sesak setiap kali mengingatnya. Namun aku harus melakukannya, karena aku takut melupakannya. “annyeong chagi” sapaku pada foto itu. Hari ini Minho dan keluarganya akan kembali ke Indonesia. Aku janji akan mengantarnya ke bandara, sebagai ucapan terima kasihku karena ia telah menolongku saat aku pingsan 1 minggu yang lalu sepeninggalannya kyuhyun.
***
“aku pulang dulu ya, jaga dirimu baik-baik” kata Minho padaku ketika pesawatnya hendak berangkat.
“mm, ne” jawabku, “apa kamu tidak marah lagi padaku ?” tanyaku lagi.
“sudah kubilang kan ? aku tidak akan pernah bisa marah padamu, sekalipun hatiku sakit. Mungkin aku hanya butuh waktu saja untuk menerima semuanya.” Ucapnya bijaksana.
“maaf, kuharap kita masih bisa berteman baik. Jangan pernah lupakan aku disana ya.”
“entahlah, aku tidak janji. Aku takut saat aku berusaha selalu mengingatmu, malah kamu sendiri yang melupakanku.” Ledeknya.
“aiiish, tidak akan. Aku janji tidak akan pernah melupakanmu. Kali ini, aku benar-benar akan belajar menepati janji.”
“mm, baiklah. Aku percaya. Saat kita bertemu lagi, aku pastikan kamu masih mengingatku dengan baik.”
“ya, pasti. Daaaaa, hati-hati ya” ucapku melambaikan tangan padanya yang sudah berjalan menjauh. Aku menarik nafas dalam-dalam, seakan melegakan hatiku atas segala tekanan beberapa hari yang lalu. Aku merasa mulai saat ini, aku benar-benar harus belajar menepati janji. Aku akan belajar menjaga hatiku hanya untuk orang yang aku cintai, kyuhyun. Aku tidak pernah menyangka dia akan pergi meninggalkanku secepat ini, dan tidak pernah terpikirkan olehku hari itu adalah hari terakhir ia menyatakan cintanya padaku, di bianglala itu. Di musim gugur ini, saat pertama kali aku melihat mata indahnya, dan di musim gugur ini pula, saat terakhir kali aku melihat wajahnya, tepat tahun ke-2 aku mengenalnya. Aku tidak tahu apakah nanti hati ini masih ada sisa tempat untuk menerima orang lain. Yang ku tahu sekarang, hatiku hanya ingin menyimpan dan mengingat semua kenangan dengan kyuhyun. Yang kutahu sekarang, hatiku masih dimiliki sepenuhnya oleh namja evil itu, dan dia tidak menyisakan sedikitpun sisa tempat untuk orang lain.
THE END